Text
BELAJAR BAHASA ARAB DARI NOL
ت
سي
ِ ْن َ
َم
َا و
أْنُف ِسن
ُ ِور �
ِ ْن شُ ر
ِ م
ه
ِالل
ُ ُوذ ب
َ َنع
ُ ُه، و
ِر
َ ْغف
َ َن ْست
ُُه و
ْن
ِي
َع
َ َن ْست
ِ َ ن ْ ـحَمُدُه و
ه
ل
ِ
لـح ْمَد ل
ن ا َ
إ َّ
�
َّ
إِلا
إَِلَه �
�
َّ
أن لا
أ ْشَهُد �
� َ
ِ َي َ لُه، و
ِ ْل َ فَل َ ا هاد
ُ ْضل
َ ْن ي
َم
َّل َ لُه، و
ُ ِض
ُه َ فَلا م
ِ الل
ده
َ ْهِ
َ ْن ي
َا، م
ن
ِ
أ ْعَمال
�
َ ْعُد
أَّما ب
ُه. �
َ ُسول
َر
ْ ُدُه و
ـح َّمداً َ عب
َ ُ
ن م
أ َّ
أ ْشَهُد �
� َ
ْ َك َ لُه و
َ ِ ا شَ ري
َ ْح َدُه ل
ُه و
الل
Bagi penuntut ilmu, faedah ilmiah yang diperoleh di majelis ilmu lebih
harum dari semerbak bunga di musim semi, lebih indah dari suara kicauan
burung yang merdu dan lebih berharga dari simpanan emas.
Duduk bersama ahli ilmu akan menguatkan iman, melembutkan hati,
dan menyalakan semangat ketaatan.
Umar bin Khattab -radhiallahu anhu- memberikan motivasi:
“Sungguh ada orang yg keluar dari rumahnya dengan membawa dosa
seperti Gunung Tihamah, ketika dia mendengar majelis ilmu, dia menjadi
takut, kembali baik, dan bertaubat. Lalu orang itupun kembali ke rumahnya
tanpa dosa sedikitpun. Maka janganlah kalian menjauhi majelis-majelis ilmu!”.
Ma’had Umar bin Khattab Yogyakarta berupaya melebarkan peluang
bermajelis ilmu bagi kaum muslimin yang dengan banyak keterbatasan
keilmuan agamanya (belum memiliki kemampuan baca Al-Qur’an serta
baca-tulis arab) atau benar-benar pemula, tetapi ma-sih memiliki semangat
Ketersediaan
Informasi Detail
- Judul Seri
-
-
- No. Panggil
-
400
- Penerbit
- : ., 2017
- Deskripsi Fisik
-
s
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
-
- Klasifikasi
-
PBA
- Tipe Isi
-
-
- Tipe Media
-
-
- Tipe Pembawa
-
-
- Edisi
-
November 2017
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
Soft file
- Pernyataan Tanggungjawab
-
Penerbit
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah